Lahir Prematur, Bayi ini Tak Bisa Langsung Digendong Ibunya


Pasangan Colleen dan Jason cemas, apakah bayi mungilnya bisa bertahan hidup. Evie Barton-Morris, lahir prematur pada 29 Maret 2017. Anak kedua dari Colleen dan Jason lahir dengan hanya berat 2,1 kg.

Evie tidak lahir dengan persalinan normal. Collen, 44 tahun, asal Buckley, Wales, London mengalami pecah ketuban pada usia kehamilan 31 minggu. Bidan di Countess of Chester Hospital memutuskan agar Colleen menjalani operasi caesar. Collen mau tak mau bersiap mempunyai bayi prematur.

"Pada tengah malam tanggal 29 Maret 2017, saya melahirkan bayi perempuan yang cantik seberat 2,1 kg. Saya diperlihatkan bayi mungil saat masih di meja operasi. Kemudian dia (bayi Evie) dibawa ke unit Neonatal untuk menerima perawatan lebih lanjut," ungkap Colleen, dikutip dari Daily Post Wales, Minggu (19/11/2017).

Evie menjalani perawatan selama 15 hari. Walau lega bayinya mendapatkan perawatan, Colleen juga harus rela tidak bisa melihat atau menggendong Evie selama 15 jam pertama kehidupannya.

Ia pun sangat sedih kala melihat ibu sambil menggendong bayi baru mereka, sementara ia sendiri tidak dapat melakukannya.

Dipasang kabel di mana-mana

Setelah 15 jam bayi Evie menjalani perawatan, suami Colleen mengajak sang istri melihat Evie.

"Saya benar-benar tidak siap untuk melihat dia (Evie) untuk pertama kalinya berbaring di dalam inklubator dengan kabel di mana-mana, tabung, dan mesin yang dilengkapi alarm. Saya ingat, waktu itu saya sangat ketakutan dan kesal. Ya, begitu tidak berdaya melihat bayi mungil dalam kondisi seperti itu,"kenang Colleen.

Colleen pun tidak mengetahui, bagaimana keadaan Evie, apakah ia akan baik-baik saja. Yang lebih memilukan, ia juga tidak sanggup melihat bayi menjalani tes kesehatan tanpa henti.


"Waktu itu, saya sangat emosional. Saya ketakutan, takut menyakitinya bila saya menyentuhnya,"ujar Colleen.

Ketika pasangan itu akhirnya bisa membawa pulang Evie, Colleen mengaku masih sangat cemas. 

"Malam pertama di rumah dengan Evie, saya tidak pernah tidur. Semalaman, saya hanya mengawasinya,"lanjutnya.

Tumbuh dengan baik

Colleen membagikan cerita kelahiran Evie yang prematur. Kelahiran bayi prematur menyeret emosi, rasa takut, kegembiraan, kebahagiaan, kelelahan, stres, dan cinta.

"Tidak pernah sehari pun, saya melupakan emosi saat kelahiran Evie. Ini adalah sesuatu yang tidak akan pernah terlupakan. Setiap kali saya melihat Evie dan melihatnya tersenyum, itu melelehkan hati saya,"ucap Colleen.

Evie sekarang berusia 7 bulan. Ia tumbuh dengan fantastis dan baik.


Comments

Popular posts from this blog

Nikmati Sajian Istimewa Burger Hitam di Pinggir Pantai

Tak Hanya Dikonsumsi, Ini 7 Cara Lain Memanfaatkan Gula

3 Pertimbangan Pria yang Selingkuh Tak Bisa Tinggalkan Istri