6 Mitos Seputar Rambuit yang Harus Anda Tinggalkan
Faktanya, ada banyak sekali hal-hal mengenai kesehatan rambut yang belum pasti kebenarannya namun dipercaya banyak orang. Menurut ahli bedah rambut sekaligus pendiri Orange Country Hair Restoration di Irvine, California, dan penulis transplantasi Rambut 360: Ekstraksi Unit Follicular, Ken L. William Jr yang dilansir dari laman Allure.com Senin (20/11/2017), ada beberapa mitos mengenai kesehatan rambut yang sebaiknya segera dihindari agar anda tak salah dalam merawat rambut.
Wiliams mengatakan bahwa mitos ini tidak benar adanya. Memotong batang rambut tidak ada kaitannya dengan folikel rambut yang berada di dalam kulit atau dermis. Artinya dengan memotong rambut anda tidak akan mendapatkan efek rambut yang tumbuh lebih cepat maupun lebat.
Mewarnai rambut akan merusak rambut
Rusak tidaknya rambut tergantung dengan jenis pemakaian bahan kimia yang ada di dalam pewarna rambut. Ditambah, setiap kulit kepala seseorang memiliki ketahanan yang berbeda-beda sehingga efek yang dirasakan pun bervariasi.
Ujung rambut yang bercabang bisa diperbaiki
Ahli dermatologi New York City Francesca J. Fusco, mengatakan bahwa ujung rambut yang bercabang tidak bisa diperbaiki. Hal itu dikarenakan rusaknya ketikula rambut hanya bisa ditangani dengan memotongnya.
Dry shampo lebih baik dari shampo biasa
Meskipun menjadi penolong disaat darurat, pada kenyataanya dry shampo tidaklah membersihkan rambut anda. Malah, kulit kepala yang terkena dry shampo disarankan untuk dicuci dengan shampo dan air biasa.
Rambut halus tidak memerlukan Conditioner
Conditioner bermanfaat memberi nutrisi pada kulit kepala yang tidak bisa diberikan hanya dengan shampo. Jadi, meskipun anda memiliki tekstur rambut yang halus dan lembut, Anda tetap dianjurkan untuk selalu menggunakan conditioner setelah habis keramas.



Comments
Post a Comment